Bantu Korban Gempa NTT, SAR UPN “Veteran” Yogyakarta Salurkan Bantuan Logistik dan Medis

  • Selasa 01 September 2026
  • Oleh : Admin
  • 32
  • 3 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

Nusa Tenggara Timur (NTT) – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta melalui Tim Search and Rescue (SAR) turut membantu penanganan korban gempa NTT. Tim SAR UPN “Veteran” Yogyakarta diterjunkan langsung guna membantu percepatan penyaluran bantuan logistik dan medis, serta menangani warga terdampak gempa NTT.  

Tim dipimpin langsung oleh Komandan SAR UPN “Veteran” Yogyakarta  Dr. Lilik Indriharta, bersama dua relawan mahasiswa, Maximus Ary Tonapa (Informatika 2023) dan Dzaky Muhammad Ananta ((Teknik Kimia 2024).

Setibanya di lokasi, pada Kamis (20/8), Tim SAR UPN “Veteran” Yogyakarta bergabung dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Posko Induk /Pusat Koordinasi Penanganan wilayah Flores bagian barat dan Posko lapangan utama BPBD Kab. Manggarai Barat.

Dr. Lilik menjelaskan, membersamai BNPB di Posko Induk, tugas utama tim adalah membantu pendataan penerimaan logistik yang masuk melalui jalur udara dan laut dari berbagai kementerian serta lembaga.

 “SAR UPN “Veteran” Yogyakarta juga ditunjuk oleh BPBD Kabupaten Manggarai Barat untuk membantu pendistribusikan obat-obatan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI yang disalurkan keseluruh Puskesmas di wilayah Kab.Manggarai Barat

Dalam misi kemanusiaan tersebut, Dr. Lilik memaparkan bahwa Tim SAR UPN “Veteran” Yogyakarta juga menyampaikan hasil penggalangan dana sebesar Rp29.740.000 yang dihimpun selama periode 20–29 Agustus 2026.

Donasi tersebut digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak, meliputi kebutuhan pangan seperti sembako dan makanan bayi; kebutuhan sandang dan perlengkapan, seperti pakaian, sarung, pembalut, dan popok; serta kebutuhan hunian sementara berupa terpal.

Bantuan tersebut kemudian didistribusikan langsung ke Desa Mbililing dan Rehak di Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, serta wilayah Kecamatan Barong di Kabupaten Manggarai Timur.

Selain menyalurkan bantuan logistik dan medis, Tim SAR UPN “Veteran” Yogyakarta juga memberikan program trauma healing kepada warga terdampak gempa. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu warga, khususnya anak-anak, dalam memulihkan kondisi psikologis pascabencana.

Berkaca pada pengalaman penanganan gempa NTT, Dr. Lilik menekankan pentingnya keberadaan Tim Siaga Bencana pada tingkat desa. Menurutnya, relawan tingkat desa tersebut memiliki peran krusial di awal pasca bencana. Tugasnya bukan dalam  proses rescue tetapi lebih menjadi fasilitator yang bertugas melakukan pendataan cepat dan pemetaan situasi.

“Respons cepat di level daerah tersebut akan membantu BPBD lebih cepat mengetahui peta topografi, pemukiman terisolasi, jumlah warga terdampak, sehingga kebutuhan logistik dapat segera dikirim sesuai kebutuhan” pesannya.

Bantuan yang disalurkan Tim SAR UPN “Veteran” Yogyakarta turut dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak gempa NTT. Dominikus Jehadun, salah satu warga terdampak, mengungkapkan bantuan melalui SAR UPN bagaikan gerimis sebelum hujan, tiba –tiba datang.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang dibawa dan disalurkan langsung oleh teman-teman SAR UPN ‘Veteran’ Yogyakarta,” ungkapnya.

Setelah satu minggu di lokasi dan memastikan kelancaran distribusi wilayah terdampak Gempa NTT, seluruh anggota SAR kembali dan tiba dengan selamat di kampus pada Minggu (30/8).

Penulis : Reynov
Editor : Ulfa