UPN "Veteran" Yogyakarta Melepas 667 Mahasiswa KKN Angkatan 80 Periode I

  • Rabu 01 November 2023 , 10:09
  • Oleh : Dewi
  • 682
  • 3 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta
Deretan peserta KKN Angkatan 80 Periode-I saat upacara pelepasan. Sumber: Humas UPNYK

INFOUPNYK-Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta (UPNYK) menggelar upacara pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN)  Angkatan 80 Periode I di Lapangan UPNYK Kampus Condong Catur, Selasa (31/10/2023). Sebanyak 667 mahasiswa, terbagi dalam 67 kelompok akan mengikuti KKN selama satu bulan mulai 31 Oktober 2023 - 30 November 2023.

Peserta KKN Angkatan 80 Periode I ini tersebar di beberapa lokasi seperti di Imogiri, Bantul sebanyak 80 mahasiswa, Boyolali sebanyak 410 mahasiswa, Wonosobo sebanyak 119 mahasiswa, dan Kebumen sebanyak 58 mahasiswa.

Dalam upacara pelepasan KKN Angkatan 80 Periode I, Wakil Rektor Bidang Umum Dan Keuangan, Dr. Drs. Susanta, M. Si membacakan sambutan, mewakili Rektor UPNYK, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si. Ia menyampaikan KKN merupakan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.

Kenyataanya hampir setiap persoalan hidup dalam masyarakat mempunyai hubungan satu dengan yang lain, sehingga penyelesaian dengan pola pendekatan monodisiplin kurang efektif.

"Kuliah kerja nyata dimaksudkan untuk  pengisi kekurangan tersebut dengan memberikan pengalaman cara berfikir interdisipliner, terpadu, dan komprehensif," paparnya.

Diperlukan pola pikir komprehensif dan pragmatis, dengan pendekatan lintas ilmu, baik berdimensi eksakta maupun non eksakta, yang berteknologi maupun non teknologi untuk mencari jalan keluar dari berbagai permasalahan yang ada di masyarakat. Tingkat keberhasilan akan meningkat melalui berbagai disiplin dan metode.

"Dengan pembekalan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh dari bangku perkuliahan diharapkan dapat memberi sumbangan pemikiran, tenaga, dan lain sebagainya kepada masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, peserta KKN Angkatan 80 Periode I ini 100% diselenggarakan secara luring. Tidak hanya dibekali dengan ilmu yang berkaitan dengan kemasyarakatan, mahasiswa juga dibekali dengan uang program Rp2 juta per kelompok. Demi mendukung pelaksanaan program kerja. Selama pelaksanaan KKN, baik peserta maupun Dosen Pembimbing lapangan (DPL) mendapatkan asuransi melalui BPJS.

"Untuk KKN 80 periode I diselenggarakan secara full luring dengan menggandeng mitra KKN Kominfo, untuk pelaksanaan program kerja literasi digital. Nantinya Rektor akan meninjau lokasi KKN yang mempunyai program terbaik," lanjutnya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Dr. Hendro Widjanarko, S.E, M.M mengatakan KKN Angkatan 80 Periode I ini dikhususkan untuk mahasiswa yang hanya tinggal menempuh skripsi saja. Sehingga pelaksanaan KKN tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Sebab mahasiswa KKN akan tinggal di lokasi KKN.

"Untuk yang gelombang kedua untuk mahasiswa yang masih mengambil mata kuliah tapi sudah menempuh 100 SKS. Dilaksanakan setelah ujian akhir semester, sehingga tidak mengganggu perkuliahan mahasiswa. Intinya KKN ini adalah mata kuliah yang dilakukan bersama-sama masyarakat mencari permasalahan masyarakat dan menyelesaikan sesuai kemampuan masyarakat," ungkapnya.

Kepala Pusat KKN & TTGG LPPM UPNYK, Bambang Sugiarto, Ir, MT berharap pelaksanaan KKN 80 periode I bisa berjalan lancar hingga akhir pelaksanaan. Mahasiswa bisa belajar secara langsung dalam mencari jalan keluar permasalahan yang ada di masyarakat.

"Perencanaan program kerja yang matang bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dan sifatnya keberlanjutan. Sehingga saat mahasiswa meninggalkan lokasi KKN, masyarakat masih bisa menjalankan program tersebut secara mandiri." (*)