UPNVY Dorong Jiwa Entrepreneur Mahasiswa Melalui Expo Kewirausahaan

  • Rabu 10 Juni 2026
  • Oleh : Dewi
  • 49
  • 4 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

YOGYAKARTA, 10 Juni 2026 – Universitas Pembangunan Nasional (UPN)  “Veteran” Yogyakarta  berkomitmen dalam mencetak generasi muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Expo Kewirausahaan yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas, mengembangkan ide bisnis, sekaligus mempraktikkan ilmu kewirausahaan yang telah diperoleh selama perkuliahan.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Machya Astuti Dewi, M.Si., menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme mahasiswa yang terus meningkat dalam mengikuti Expo Kewirausahaan. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta menjadi bukti bahwa minat mahasiswa terhadap dunia usaha semakin tumbuh dari tahun ke tahun.

“Jumlah peserta atau tenant expo mengalami peningkatan sebanyak 40 tenant. Jika pada tahun lalu terdapat 222 tenant, pada pelaksanaan kali ini melonjak menjadi 262 tenant,” ujar Machya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN “Veteran” Yogyakarta menjelaskan bahwa penyelenggaraan Expo Kewirausahaan tahun ini terasa semakin bermakna karena bertepatan dengan peringatan Hari Kewirausahaan. Momentum tersebut, menurutnya, menjadi bentuk apresiasi nyata kampus terhadap semangat mahasiswa dalam mengembangkan potensi bisnis dan membangun kemandirian sejak berada di bangku kuliah.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang pada tahun-tahun mendatang, baik dari sisi jumlah peserta, kualitas produk, maupun cakupan penyelenggaraan. Machya menyampaikan bahwa keterlibatan lebih banyak pihak di lingkungan kampus akan membuat expo menjadi semakin besar dan variatif.

“Kami berharap di tahun-tahun mendatang, kawasan Kampus 2 juga dapat bergabung dan berkoordinasi dengan baik untuk menyelenggarakan expo bersama di Kampus 1, sehingga produk atau aktivitas yang ditampilkan bisa lebih banyak dan variatif,” harapnya.

Lebih lanjut, Machya menegaskan bahwa kewirausahaan di UPN “Veteran” Yogyakarta bukan hanya sebatas pemenuhan kewajiban akademik. Mata kuliah kewirausahaan, katanya, memiliki tujuan jangka panjang untuk membentuk mental mahasiswa agar siap menjadi pribadi yang kreatif, berani mengambil peluang, dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru.

“Tujuannya bukan sekadar teori atau selesai begitu expo berakhir. Mahasiswa dilatih mental dan semangatnya agar mampu mencetak lapangan pekerjaan baru, menjadi wirausahawan maupun wirausahawati, bukan hanya menjadi pencari kerja setelah lulus. Kami berharap semangat ini tetap terjaga hingga mereka lulus nanti,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UPN “Veteran” Yogyakarta juga menekankan bahwa kehidupan kampus memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar aktivitas belajar di ruang kelas. Ia menyebut kampus sebagai ruang pembentukan karakter, pengembangan potensi, serta tempat mahasiswa menemukan jati diri.

“Menjadi mahasiswa bukan lagi sekadar duduk di dalam kelas dan mendengarkan dosen. Kehidupan kampus adalah sebuah laboratorium besar tempat Anda menempa diri, membentuk karakter, dan menemukan jati diri yang sesungguhnya,” ujarnya dalam sambutan.

Menurutnya, Expo Kewirausahaan sejalan dengan visi UPN “Veteran” Yogyakarta dalam mencetak lulusan yang unggul, mandiri, adaptif, dan memiliki semangat bela negara melalui kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menilai mahasiswa perlu terus didorong untuk menjadi pencipta lapangan kerja atau job creator, terutama di tengah berkembangnya ekonomi kreatif dan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.

Ia menyampaikan bahwa mahasiswa UPNVY tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga harus mampu menghadirkan inovasi yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Kehadiran ratusan tenant dalam expo tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki kreativitas, keberanian, dan semangat kemandirian yang perlu terus didukung.

“Melalui Expo Kewirausahaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa UPN ‘Veteran’ Yogyakarta tidak hanya belajar teori, tetapi mampu menghadirkan inovasi dan karya yang memiliki nilai ekonomi. Tenant hari ini adalah bukti semangat kreativitas dan kemandirian mahasiswa,” ungkapnya.

Selain mendorong mahasiswa untuk berwirausaha, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UPNVY juga mengajak mahasiswa aktif mengembangkan diri melalui berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, pengalaman berorganisasi menjadi bekal penting untuk membangun kemampuan kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, serta jejaring yang akan berguna setelah lulus.

“Belajarlah memimpin, belajarlah bekerja sama, dan belajarlah menyelesaikan masalah di sana. Ingat, dunia kerja saat ini tidak hanya melihat Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK yang tertulis di ijazah Anda, melainkan soft skills, kepemimpinan, dan jaringan yang Anda bangun selama berkuliah di sini,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik-baiknya. Mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga aktif mengembangkan potensi diri, berkarya, dan mencetak prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Mari kita jadikan masa-masa kuliah ini sebagai perjalanan yang bermakna dan penuh torehan prestasi. Selamat berproses, selamat belajar, dan mari bersama-sama memajukan universitas kita tercinta,” tutupnya.

Kegiatan tahunan ini menjadi salah satu upaya UPN “Veteran” Yogyakarta dalam menumbuhkan jiwa entrepreneurship di kalangan mahasiswa. Melalui expo tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai teori bisnis, tetapi juga berkesempatan untuk mempraktikkan langsung proses merancang produk, memasarkan usaha, berinteraksi dengan konsumen, hingga membangun keberanian dalam mengelola bisnis secara nyata.

Melalui Expo Kewirausahaan, UPNVY berharap mahasiswa semakin berani mengambil peran dalam dunia usaha dan ekonomi kreatif. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga menjadi proses pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk tumbuh sebagai generasi muda yang inovatif, mandiri, serta siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Penulis: Dewi